Cairan pendingin glycol dingin penting untuk menjaga banyak mesin tetap terkendali. Hal ini membuat mesin bekerja lebih lama dan tahan lebih baik. Yide memahami betapa pentingnya menjaga keseimbangan cairan ini. Cara kerja chiller ini adalah dengan mengalirkan cairan dingin melalui unit yang menyerap panas. Namun, cairan tersebut dapat terdegradasi seiring waktu, sehingga perlu diganti secara berkala. Sama pentingnya untuk mengetahui kapan dan bagaimana cara mengganti cairan tersebut. Blog ini akan memandu Anda dalam menentukan konsentrasi glycol yang tepat serta memberikan praktik terbaik dalam mengganti pendingin glycol cairan chiller.
Apa Konsentrasi Glikol yang Tepat untuk Sistem Air Pendingin?
Untuk mendapatkan konsentrasi yang tepat, Anda dapat menggunakan perangkat sederhana seperti hidrometer. Alat ini memeriksa kerapatan cairan dan memberi tahu Anda seberapa banyak pendingin glikol industri yang terkandung di dalamnya. Jika pabrik Anda beroperasi dalam cuaca dingin, Anda mungkin lebih memilih konsentrasi glikol yang lebih tinggi. Sebagian besar perusahaan menggunakan campuran glikol 30-50% untuk pendinginan yang baik tanpa membeku. Jenis glikol yang digunakan juga penting. Terdapat dua jenis umum: etilen glikol dan propilen glikol. Propilen glikol lebih cocok daripada etilen glikol untuk sistem yang berkaitan dengan makanan.
Apa Praktik Terbaik untuk Penggantian Cairan Chiller Glikol?
Pertama, matikan chiller dan biarkan dingin terlebih dahulu. Kemudian, glycol lama dapat dikosongkan secara hati-hati ke dalam wadah yang telah disetujui. Pastikan memakai peralatan keselamatan seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Setelah cairan lama dikosongkan, disarankan juga untuk membilas sistem dengan air dan menggunakan sisa cairan lama dalam proses ini. Hal ini dilakukan untuk membersihkan semua kotoran yang menumpuk, sehingga tidak mengganggu cairan baru. Setelah sistem bersih, saatnya mengisi kembali dengan cairan baru unit pendingin glikol campuran tersebut. Perhatikan konsentrasinya dan berhati-hatilah terhadap hal itu, ikuti semua aturan yang telah kami sebutkan.
Seberapa sering saya harus mengganti cairan chiller glycol agar tetap seefisien mungkin?
Cairan pendingin glycol sangat penting dalam proses pendinginan sejumlah mesin dan bangunan, seperti arena es atau gudang besar. Pendingin glycol Anda hanya akan beroperasi sebaik cairan di dalamnya—jika cairannya kotor, terkontaminasi, atau sudah tua, maka kinerja optimal tidak akan tercapai. Namun, seberapa sering kita harus mengganti cairan ini agar operasi tetap berjalan lancar? Menurut kesepakatan banyak ahli, cairan (glycol) tahan lama harus diganti setiap 1 hingga 2 tahun.
Kapan Saya Tahu Saatnya Mengganti Cairan Glycol Saya?
Terkadang hal ini bukan hanya soal jadwal. Anda juga bisa mewaspadai tanda-tanda bahwa cairan pendingin glycol perlu diganti. Salah satu tanda awal adalah perubahan warna cairan. Jika cairan tampak lebih gelap atau keruh daripada bening, kemungkinan mengandung kotoran atau minyak, sehingga sebaiknya segera dipertimbangkan untuk diganti. Indikator lain yang perlu diperhatikan adalah jika pendingin Anda mulai mengeluarkan suara-suara tidak wajar yang sebelumnya tidak ada.